Sekumpulan warga yang berusaha untuk mandiri, tidak iri, tidak dengki, berusaha menjadi diri sendiri serta ANTI-KONTRAK RUMAH lagi. KOMPAK - RUKUN - BERSAHABAT (Bersih,Sabar,Harmonis,Bermartabat) adalah motto kami.

Member Of PBH-09



Selamat Menunaikan Ibadah Puasa Mohon maaf lahir dan bathin

Selasa, Juli 29, 2008

PAERAN CUP 2008 : Tanding Campur (3)

Rencana pertandingan babak penyisihan group Paeran Cup untuk Ganda Putri yang sedianya berlangsung hari Minggu 20 Juli 2008, ternyata tidak dapat dilaksanakan karena ternyata lapangan bultang PBH09 sudah di”booking” untuk pertandingan perempat final bultang RW (sori…korlap Paeran Cup kurang koordinasi).

Jadinya,pertandingan Ganda Putri Paeran Cup 2008 diundur pada hari Jum’at 25 Juli 2008 dan bergabung menjadi satu jadwal dengan pertandingan Ganda Putra.

GANDA PUTRI

Partai pertama bertanding antara pasangan Bude Paeran / Bik Nur melawan psangan Ibu Yuyun Andi / Ibu Tiwik Tio.
Pertandingan cukup ramai, kedua pasangan berusaha memberikan yang terbaik.
Terlihat sekali pasangan Bude Paeran /Bik Nur ini menguasai jalannya pertandingan. Meski begitu pasangan Ibu Yuyun/Ibu Tiwik tetap memberikan perlawanan yang tangguh dengan pontang-pantingnya Ibu Tiwik membackup pertahanan serangan dibelakang. Pada akhirnya memang pasangan Bude Paeran / Bik Nur memenangkan partai ini.




Selanjutnya partai kedua bertarung pasangan Ibu Agus W / Ibu Yatman melawan Ibu Nandang / Ibu Dirman.

Dipartai ini rasanya kendali permainan berada di tangan pasangan Ibu Agus W / Ibu Yatman, dengan backing tangguhnya Ibu Yatman bermain di garis belakang.

Sementara itu pasangan Ibu Nandang / Ibu Dirman sangat sulit menembus pertahanan Ibu Agus W / Ibu Yatman. Mungkin pasangan Ibu Nandang / Ibu Dirman belum se- “soulmate” dengan pasanan bapaknya (Pak Nandang/Pak Dirman).

Diakhir pertandingan, kemenangan berada di tangan Ibu Agus W / Ibu Yatman.


Partai ketiga dari Ganda Putri ini ditutup dengan tandingnya pasangan Ibu Novi Teguh / Ibu Wilson melawan Ibu Tami Andi / Mbak Sri.

Secara kualitas, partai ini sangat menarik, karena kedua pasangan berimbang kekuatannya dengan perolehan angka yang ketat.

Meski pasangan Ibu Novi / Ibu Wilson baru pertama kali disandingkan, tetapi memberikan perlawanan berat bagi pasangan Ibu Tami / Mabk Sri yang pernah memperkuat tim ganda putri ph09 di tingkat RW.

Pada akhirnya, dengan susah dan berat pasangan Ibu Tami / Mbak Sri ini dapat memenangkan pertandingan.

GANDA PUTRA

Pertarungan di Ganda Putra kali ini bertarung pasangan gado-gado antara “soto dan bakso” Pak Ranto / Pak Supri melawan pasangan muda belia (“imut-imut ?) Mas Wahyu / Mas Gontho.

Pertarungan kali ini sangat ketat dan ramai, supporter kedua kubu saling menyemangati.

Memang pertahanan dan serangan Mas Gontho sangat merepotkan pasangan gaek Pak Ranto / Pak Supri, yang akhirnya melalui pertarungan sengit, pasangan muda Mas Wahyu / Mas Gontho mengkandaskan impian lawan untuk melaju ke babak selanjutnya.


Partai kedua untuk Ganda Putra, bertanding antara pasangan Mas Amman / Mas Arga melawan pasangan gaek Pak Sentot / Pak Sadeli yang menggantikan posisi Pak Asep Mulyana (yang nantinya berpasangan dengan Sdr. Coki di babak penyisihan Group A).

Dipartai ini, pasangan dadakan Mas Amman / Mas Arga belum dapat mengimbangi permainan yang ditampilkan oleh pasangan Pak Sentot / Pak Sadeli.

Memang, boleh dikata “semakin tua semakin jadi”

Dipartai ini, kemenangan akhirnya berpihak pada pasangan Pak Sentot / Pak Sadeli.




Sabtu, Juli 19, 2008

PAERAN CUP : Gelaran GANDA PUTRA (2)

Gelaran kedua pada Ganda Putra Paeran Cup dilaksanakan hari Jum’at, 18 Juli 2008.

Seperti jadwal sebelumnya, pada gelaran ini rencananya akan bertarung 3 partai (6 pasanangan dadakan ) yang terbagi dalam 2 group yaitu 2 partai Group B dan 1 partai Group C. Karena ada sesuatu hal pada Pak Sofyan yang berpasangan dengan Pak Awi yang berhadapan dengan Pak Rudi/Sdri. Andri di Group B, maka rencana pertandingan ini terpaksa diundur Sabtu 19 Juli 2008.

Sebagai gelaran perdana, saling berhadapan antara pasangan Pak Ari/Pak Wilson melawan Pak Daryono/Pak Mardi.

Permainan kedua pasangan boleh dikata berimbang, dimana perolehan angka yang didapat sangat ketat.

Berbekal raket anyar dan “wah” harganya, serangan-serangan Pak Mardi cukup merepotkan pasangan Pak Wilson/Pak Ari, yang pada akhirnya partai ini dimenangkan oleh pasangan dari blok C1 Pak Wilson/Pak Ari dengan perolehan angka 30 – 27, sehingga nantinya pada tanggal 2 Agustus akan menantang pasangan Pak Nandang/Pak Yatman di babak selanjutnya. Selamat untuk Pak Ari/Pak Wilson.









Pak Mardi/Pak Daryono VS Pak Wilson/Pak Ari

Setelah partai pertama digelar, pada partai kedua bertarung pasangan instant “kakek cucu” Pak Rahmat / Sdr. Budi melawan Pak Dirman / Pak Hadi Tio.

Partai kedua ini juga sangat menarik dan berimbang. Meskipun dari awal pertandingan pasangan kakek Rahmat / Sdr Budi dibawah tekanan lawan, tapi perlawanan tetap konsisten, apalagi pasangan kakek cucu ini mendapat banyak dukungan supporter warga PBH09 (terutama ibu-ibu…).Cihhuuuuuiiiiiiii………suit..suit
Meskipun sempat tertinggal angka yang lumayan jauh, tetapi lantaran sudah disiapkan "obat perangsang" 2 Pocari Sweat dipingir lapangan, maka pada kedudukan angka 22, pasangan kakek cucu ini berhasil juga menyamakannya.

Tapi sayang..pertahanan pasangan kakek cucu ini akhirnya jebol juga oleh kedigdayaan smash keras Pak Dirman yang menghunjam bertubi-tubi tanpa mengecilkan permainan apik Pak Hadi Tio yang selama ini baru pertama kali pegang raket dan langsung tampil. Sehingga akhirnya permainan ditutup oleh kemenangan pasangan blok C1, Pak Dirman/Pak Hadi Tio dengan angka 30 - 25.

Selamat atas kemenangan Pak Dirman/Pak Hadi Tio, dan suuuuuueeeegggggggeeeeeeeer tenan minum Pocari Sweat grattttiiiiisssssssss.








Pak Rahmat/Sdr. Budi VS Pak Dirman/Pak Hadi Tio


PAERAN CUP : IN ACTION




Senin, Juli 14, 2008

PAERAN CUP : Perdana GANDA PUTRI

Gelaran perdana babak penyisihan group PAERAN CUP untuk bulutangkis Ganda Putri telah berlangsung hari Minggu tanggal 13 Juli 2008 mulai jam 20.00.

Pertandingan malam itu menggelar 3 partai di masing-masing group A, B dan C.

Pada group B terjadi sedikit perubahan pasangan pemain, yang semula pasangan Ibu Aidin dan Ibu Imam, sampai akan dimulai Ibu Imam tidak dapat hadir karena alas an kesehatan. Sehubungan dengan komitmen panitia bahwa sedapat mungkin tidak memberlakukan WO, maka dengan waktu yang mepet harus mencari penggantinya secepatnya, untunglah Ibu Sentot C1/58 bersedia ikut setelah dibujuk rayu oleh panitia dan tentu saja …..Bapak Sentot-lah ya….Wuuuuuiiiihhhh lega juga rasanya.

Setelah semua pasangan komplit, akhirnya pertandingan dimulai dengan dipimpin oleh wasit Pak Nandang ( semangat banget……abis yang main ibu-ibu,..coba kalo bapak-bapak,…..ogahlah…yao..).

Pada partai pertama Group A bertanding pasangan Ibu Ami Suranto/Ibu Diah Asep melawan Ibu Pras/Sdri. Lintang dengan dimenangkan oleh pasangan Ibu Ami Suranto/Ibu Diah Asep dengan perolehan angka 30-11.


Ibu Ami Suranto/ Ibu Diah Asep VS Ibu Pras/Sdri Lintang

Partai kedua Group B bertanding antara pasangan Ibu Aidin/Ibu Sentot melawan Ibu Gio/Ibu Awi dan dimenangkan oleh Ibu Gio/Ibu Awi dengan nilai 30-5.

Ibu Sentot/Ibu Aidin VS Ibu Gio/Ibu Awi

Memang sangat terasa sekali perbedaan angkanya, patut diketahui, karena Ibu Aidin adalah “pendatang baru” di komplek PBH09 dan langsung berpasangan Ibu Sentot yang malam itu baru dikenalnya. Jadilah….kekompakan belom terjalin.

Tetapi…manfaatnya….jadi ajang tali silaturahmi.

Partai ketiga group C alias partai terakhir malam itu, adalah partai yang sangat menarik, karena antara kedua pasangan Bunda Maia/Ibu Widya Iswadi melawan Ibu Nanang/Sdri Ika sangatlah seimbang. Perolehan angka mereka saling kejar mengejar.

Pada akhirnya, kemenangan berpihak pada pasangan Bunda Maia/Ibu Widya Iswadi dengan nilai 30-28.

Bunda Maia/Ibu Widya Iswadi VS Ibu Nanang/Sdri. Ika


FOTO LAIN :

In Action : Smash !


Antusias penonton warga PBH09



Sabtu, Juli 12, 2008

PAERAN CUP : Gelaran Perdana (Ganda Putra)

Hari Jum’at 11 Juli 2008, sesuai dengan rencana, gelaran perdana PAERAN CUP 2008 dilaksanakan, meskipun waktu jam tidak sesuai jadwal. (Itu mah biasa).

Para ibu-ibu, anak-anak dan simpatisan telah menunggu dari sejak net dipasang sekitar jam 19.00. Memang rencana awal jam 20.00 sudah dimulai.

Opening Ceremony dilakukan oleh sponsor utama yaitu Pakdhe Paeran dengan “menepok shuttlecock” sebagai tanda kompetisi siap dilaksanakan.







Pakdhe Paeran nepok shuttlecock
tanda resmi dibuka PAERAN CUP 2008

Pada jadwal perdana babak penyisihan Group ini, akan bertanding sebanyak 6 pasangan ganda putra, dimana 3-4 hari sebelumnya telah menerima “surat pemberitahuan pertandingan”. Surat ini diperlukan agar nantinya peserta dapat mempersiapkan diri jauh-jauh hari jika memang mempunyai jadwal yang padat, atau setidaknya peserta nantinya tidak lupa. Dalam surat pemberitahuan tanding ini informasinya cukup jelas, karena terdiri dari tanggal bertanding, group, partner pasangan juga pasangan lawan yang akan dihadapi.

Meski begitu, sampai detik pertandingan, masih ada 2 peserta beda pasangan yang tidak bisa hadir karena masih dalam tugas pekerjaan.

Sedapat mungkin, panitia berharap tidak melakukan WO untuk pasangan yang berhalangan hadir, tetapi bisa diatur waktunya.

Akhirnya diperoleh kesepakatan bahwa jadwal tandingnya di undur dan digantikan oleh pasangan yang telah siap bertanding.




Peserta PAERAN CUP...mejeng..



Berikut hasil lengkap pertandingannya :

Group A

Daslan/Iswadi (30) VS Maman/Sadeli (5)

Paeran/Ugi (30) VS Wawan/Acep (5)

Group B

-

Group C

Nandang/Yatman (30) VS Ade Nng / Heri (17)


Pasangan : Paeran / Ugi



Jumat, Juli 11, 2008

KOIN-pbh09

Sudah lama juga rasanya, sejak RT.09 berdiri sendiri sekitar 2 tahun silam, dimana pembenahan lingkungan terus diupayakan. Mulai dari saluran air, pengelolaan sampah sampai dengan fasilitas umum, misalnya lapangan bulutangkis yang bisa menjadi “primadona” fasum PBH09, sebab lapbultang ini menjadi multi sarana public, bisa untuk tempat anak-anak bermain dan beinteraksi juga bisa sebagai tempat berbagai kegiatan seperti rapat pertemuan warga dan untuk hajatan juga.

Salah satu fasum di PBH09 yang masih “jreng, kinyis-kinyis” pada bulan Juli ini adalah adanya papan mading yang berguna untuk menempel berita-berita penting bagi warga.

Papan mading hasil sumbangan dari salah seorang warga PBH loyal ini ( yang sudah berkali-kali menyumbang berbagai peralatan untuk sarana fasum ) sangatlah eksklusif, karena terbuat dari bahan aluminium dan kaca berkunci untuk keamanannya. Untuk sarana penerangannya juga mendapat sumbangan dari warga yang peduli.

Saat ini papan mading ditempatkan di tempat yang strategis untuk lalu lalang warga, yaitu di jalan utama PBH09, tepatnya ditengah-tengah antara rumah Bp. Supri C1/61 dan Bp. Hadi Tio C1/62. Untunglah mereka berdua tidak berkeberatan tentang letak mading ini, malahan mereka sendiri yang menawarkannya.

Untuk pemberian nama mading ini memang susah-susah gampang, ada usulan bermacam-macam.

Ada WARIA-09 = Warta Informasi Anda ( ada yg protes , terkesan jorok )

Ada INSANI-09 = Informasi Sekitar Anda dan terkini (yg ini kepanjangan)

Akhirnya diperoleh KOIN = Komunikasi dan Informasi ….singkat tapi padat.


Tujuhbelasan makin dekat, dan warga PBH09 sudah membentuk panitianya, dan untuk saat ini yang paling repot adalah Bendara yang harus terus menggenjot iuran-nya dan tentu saja seksi perlombaan. Baik lomba anak atau dewasa.

Setelah adanya pertandingan bultang ganda putra putri PAERAN CUP 2008 yang tentu saja disponsori oleh Pakdhe Paeran dengan total hadiah uang tunai Rp. 900 ribu yang pada tanggal 11 Juli mulai digelar, ternyata merangsang warga lain untuk melakukan hal serupa. Sebut sajalah Pak Andy Wijaya yang akan menggelar ANDY WIJAYA’s COMPETITION.

Oleh Pak Andy, …terserah apa lombanya, yang pasti mesti rame. Dan untuk itu Pak Andy telha berkomitmen menyediakan hadiah berupa barang, yaitu : Juara Pertama sebuah HANDPHONE, kedua KIPAS ANGIN 12” dan ketiga SETERIKA.

Begitu mendapat tantangan demikian, akhirnya panitia dan beberapa warga berembug mengenai lomba yang akan di tayangkan. Adu argumentasi terjadi agar dapat memuaskan sang sponsor dan semuanya. Akhirnya diperoleh kesepakatan lomba BALAP KARUNG WANITA (ibu-ibu). Lho kok dipilih ibu-ibu ?

Iya…memang yang paling seru adalah kalau ibu-ibu pada kumpul, pasti ramai, dan bapak-bapak hanya sebagai penggembira saja.

Oke..para wanita PBH09,...terutama ibu-ibu,....persiapan diri masing-masing,....siapa tahun tahun ini bakal ganti hape, ganti kipas angin atau ganti seterika di rumah....



Rabu, Juli 09, 2008

Go..go..CATUR...

Sudah hampir satu bulan ini, pertandingan 17-an antar RT di lingkungan RW. 12 bergulir. Disetiap cabang pertandingan, dari bulutangkis putra putri, bola volley putra putri dan catur hampir telah menyelesaikan pertandingan di babak penyisihan group.

Untuk RT.09 saat ini tinggal menyisakan 2 cabang pertandingan yang masih bisa melaju ke babak selanjutnya. Sementara untuk bola volley putra putri dan bulutangkis putri sudah masuk kotak eliminasi.

Yang pertama masih sukses melaju kebabak selanjutnya adalah bulutangksi putra dimana nanti hari Sabtu 12 Juli akan bertarung melawan “kakak seperguruan” RT.06 untuk memperebutkan runner up dan juara ketiga Pool B yang selanjutnya akan kembali bertarung di perdelapan final melawan RT. 07 atau RT. 10.

Yang kedua adalah catur, dimana sampai saat ini sudah dipastikan masuk ke babak perempat final.

Olah raga otak ini, di RT.09 digawangi oleh Pak Sentot, Pak Teguh W, Pak Andi Atmaja, Mas Gontho, Mas Budi, Mas Leman, dimana akan selalu siap untuk bertanding bila ada rekan yang berhalangan.

Setidaknya,..posisi ke perempat final adalah hasil terbaik selama 2 kali mengikuti ajang pertandingan 17an antar RW. Semoga akan menjadi lebih baik lagi,..dan melaju ke Final.

Amin…


Selasa, Juli 08, 2008

Paeran Cup 2008 : Bentar lagi…

Ya ..sebentar lagi,..tinggal menghitung beberapa hari lagi, maka gelaran ajang Paeran Cup segera bergulir.

Diajang ini telah terdaftar 24 pasangan ganda putra dan 12 pasangan ganda putri siap bertarung memperebutkan hadiah dari sponsor utama yang semula 600 ribu menjadi 900 ribu rupiah. Sebenarnya bukan hadiah yang dicari, tetapi rasa kebersamaan, kerukunan dan kekompakan yang menjadi sasaran utama. Ada dan tidaknya sponsor, acara pertandingan bultang memang sudah menjadi agenda dasar panitia 17an PBH09.
Dan memang lagi untung, sehingga ada donatur yang bersedia menjadi sponsor. Kloplah.

Kembali ke Paeran Cup, karena banyaknya peserta dan keterbatasan waktu penyelenggaraan, akhirnya diputuskan menggunakan system gugur dengan dibagi menjadi 3 group. Nah nantinya setelah didapat 3 juara group, maka ketiganya kan saling bertemu, yang memiliki skor paling kecil langsung jadi juara ke 3 , sementara skor paling tinggi dan runner-up-nya akan di tandingkan ke final mencari juara 1 dan 2.

O..hiya…kali ini menggunakan system 30 angka dengan 2 kali serve, bukan dengan system reli dan tiap pasangan dengan menggunakan system gendong lewat pengocokan / pengundian untuk menentukan partnernya.

Setelah pengundian pengelompokan group semalam 7/7/08, maka pertandingan perdana akan berlangsung pada hari Jum’at 11 Juli 2008 untuk ganda putra dan hari Minggu 13 Juli 2008 untuk ganda putri.

Pada hari Jum’at 11 Juli 2008 GANDA PUTRA akan berlaga :

Group A : Poltak / Harto VS Coki / Reri

Group B : Dirman / Hadi Tio VS Rahmat / Budi

Group C : Nandang / Yatman VS Ade Nng / Heri


Pada hari Minggu 13 Juli 2008 GANDA PUTRI akan bertarung :

Group A : Ibu Ami Ranto / Ibu Diah Asep VS Ibu Ami Pras / Lintang

Group B : Ibu Imam / Ibu Aidin VS Ibu Gio / Ibu Awi

Group C : Ika / Ibu Nanang VS Bunda Maia / Ibu Widya Iswadi


Kira2 siapa yang bakal menang?

So..tonton terus pertandingannya




Jumat, Juli 04, 2008

PAERAN CUP 2008

Perayaan HUT RI memang identik dengan berbagai macam lomba pertandingan, dari yang biasa-biasa saja, sampai yang aneh-aneh penuh inovasi. Yang penting dapat memberikan hiburan dan kemeriahan.Demikian juga dilingkungan PBH09, kepanitiaan HUT sudah terbentuk, dan gambaran sekilas perayaan juga sudah diangan-angan. Untuk lomba, sudah pasti anak-anak turut dilibatkan dan tentunya juga untuk yang dewasa, bapak-bapak dan ibu-ibu.

Ada yang sedikit berbeda untuk lomba bapak-ibu pada perayaan HUT RI PBH09 kali ini, yang baru diselenggarakan kedua kalinya semenjak PBH09 berdiri sendiri.

Perbedaan itu adalah adanya prakarsa, boleh dikatakan sponsor dari Pakdhe Paeran yang akan menggelar pertandingan bulutangkis untuk ganda putra dan ganda putri. Tidak ada biaya pendaftaran segala, semua gratis (kecuali bayar shuttlecock ya...) dan boleh diikuti semua warga PBH09, dari yang masih belajar tepok-tepokan sampai yang sudah piawai dalam memukul bola bulu ini.
Ketentuan dan teknis pertandingan sudah digodok oleh panitia, dan rencana pertandingan perdana pada hari Minggu, 6 Juli 2008 jam 08.00 malam.

Sebagai iming-iming, ada sejumlah hadiah yang berupa uang tunai sudah Pakdhe Paeran sediakan dengan total hadiah enam ratus ribu rupiah. Wow...lumayankan?

Ayo warga PBH09 ..cepat ambil kesempatan ini....



Rabu, Juli 02, 2008

IMBAS THOMAS

Raket
Semenjak ajang perebutan piala bulutangkis beregu Thomas & Uber Cup yang berlangsung tanggal 11-18 Mei 2008, masyarakat Indonesia sepertinya memang lagi demam yang namanya bulutangkis. Tua, muda, anak-anak, ibu-ibu, embak-embak atau mas-mas pada gandrung dengan tepok bulu ini. Selain itu, momen waktu libur panjang kenaikan sekolah juga sangat mendukung.
Ini bisa dilihat dengan maraknya aktifitas bulutangkis yang tidak mengenal tempat dan waktu. Dimana saja dan kapan saja, persis seperti iklan sebuah produk minuman.
Soal tempat, emang dimana saja, di gang, di depan rumah, di pinggir jalan, dan lainnya.
Soal waktu, pagi siang sore malam, bahkan sampai dini hari menjelang subuh.

Juga bisa dilihat dari segi pangsa pasar, dimana sangat kentara sekali di hampir semua toko olahraga atau sekedar warung kelontong kelabakan melayani pembeli dadakan mencari raket, entah raket beneran atau sekedar raket mainan yang dulu katanya (kata penjual) sangat susah lakunya. Tapi sekarang,…..hhmmmm…
Dan harganya…juga…..hmmmmmm…..jadi berlipat-lipat.
Kalo dulu harga sepasang raket main-main (ukuran sesuai raket beneran dengan merek abal-abal atau bisa juga mencontek produk raket terkenal ) cuma Rp. 15.000 sepasang, tapi sekarang jangan harap bisa mendapatkannya dengan harga segitu.
Setidaknya sekarang mesti merogoh antara Rp. 25.000, sampai Rp. 30.000-an sebuah.
Nah kalo sepasang, ya…kalikan 2 aja.

Shuttlecock
Setelah raket,…yang tak kalah penting juga adalah bola-nya…yaitu shuttlecock, singkatnya sebut saja “kock” (bener gak nulisanya ?).
Sepanjang pengamatan, dulu sebelum heboh demam bultang ini, yang namanya “kock” bekas…setelah dipakai….amat sangat bejibun jumlahnya. Hampir setiap selesai menggelar bultang, jumlah “kock” bekas selalu bertambah. Setelah dikumpulkan bisa mencapai 3 atau 4 slob. Satu slob ini 12. Kadang kalo sampe kebanyakan, malah ditinggal begitu saja di lapangan. Memang sangat berguna sekali “kock” bekas ini, karena biasanya dipakai dulu sebagai pemanasan/tepok-tepokan sebelum main beneran dengan “kock” baru yang harus dibayar seceng per buah untuk bermain ganda.

Tapi sekarang?
Hmmmmmm jangan harap bisa mengumpulkannya dengan mudah.
Saat ini, “kock” bekas ibarat “segenggam emas”.
Pokoknya laris manis. Kadang tidak pernah ada sisa.
Bahkan malah sempat ada guyonan salah satu warga kalo “kock” bekas boleh diambil dengan ganti uang “GOPEK” untuk tambah uang kas bultang. Sekali lagi just kidding.

Mosok tega sampe segitunya, yang pentingkan masyarakat PBH09 maju bulutangkisnya, terutama semangat anak-anak dan ibu-ibunya terus dipupuk dari sekarang.

Bagaimana, siap?

Selasa, Juli 01, 2008

(sementara) RT.09 = RT. 06

Yang namanya pertandingan, mau nggak mau, suka nggak suka, haruslah ada yang menang atau kalah. Memang, untuk menuju kearah menang atau kalah, haruslah siap disegalanya, fisik,tehnik,mental dan juga tak lupa dalam menyusun strategi pemain.

Boleh dikata, pada pertandingan bultang antara RT.04 melawan RT.06 kemaren hari Sabtu, 28 Juni 2008 sepertinya “kurang greget”, karena dari 5 partai yang dipertandingkan, terdapat 2 partai yang sangat tidak berimbang kekuatannya.
Sayang memang.

Tapi ..itulah salah satu keunikan tersendiri dalam menyusun strategi pemain.
Hingga akhir partai kedudukan 3-2 untuk kemenangan RT.04. Selamat RT.04.

Partai ke tiga


Hasil selengkapnya :
RT.04 vs RT.06
1. Supomo/Bahri (30) - Agus/Tukat (10)
2. Anang/Jatman (4) - Aon/Cahyo (30)
3. Hari/Sutasno (30) - Iwan/Arif (19)
4. Dudi/Slamet (30) - Gunawan/Margono (18)
5. Harno/Waluyo (8) - Syarif/Elang (30)

Dengan perolehan angka itu, sementara RT.09 dan RT.06 saat ini mempunyai kedudukan yang sama, yaitu satu kali kalah (skor 2-3 lawan RT.04) dan satu kali menang (skor 4-1 lawan RT.08).

Dan..nanti Sabtu, 12 Juli 2008, kedua tim RT.09 dan RT.06 akan bertemu dalam babak pertandingan penyisihan terakhir Pool B.

Kira-kira strategi apa yang akan ditampilkan oleh kedua Tim?

Apakah dengan kekuatan penuh, atau sekedar dengan partai hiburan? Mengingat kedua tim hampir dipastikan masuk ke babak perdelapan final. Tinggal memilih lawan mana yang diinginkan, Runner Up Pool akan bertemu RT.10 dan Juara 3 Pool akan bertemu RT.07 yang merupakan Juara Bultang tahun lalu.

Tunggu tanggal mainnya.

Powered By Blogger
C1> Nuryanto (44) - Abdullah (45) -Asep SH (46) - Agung (47) - Gatot (48) - Dirman (49) - Munawar (50) - Nanang DBK (51) - Rahmat (52) - Wilson (53) - Teguh W (54) - Rahmanto (55) - Irfan (56) - Sentot (58) - Ari (59) - Tri Laksono (60) - Supri (61) - Hadi (62) - Iswadi (65) - Ambari (66).
C2> H. Yusman (01-02) - Poltak (05) - Andi Widyatmoko (06) - Budi S (07) - Aidin (08) Mardi (09) - Hariyadi (10) - Rudi (11) - Asep M (12).
C3>Mugi (01) - Slamet J (02) - Andi Atmaja (03)- Joni S (04) - Agus K (05) - Adiwibowo (06) - Paeran (07) - Ranto (09)- Teguh NY (12).
C4> Lutfi (01) - Daryono (02) - Andi Wijaya (03) - Mahbub (04) - Sofyan (05) - Wawan (06) - Nandang (10) - Pras (11) - Ugi (12) - Heri (12A).
C5> Awi (02) - Nurhayati (03) - Agus W (04) - Suharto (05) - Gio K (06) - Arif (12A) - Imam (14) - Yatman (15) - Nanang (16) - Teha (17).

update : 29 Jan 09